Mudik ke Semarang paling asyik mengunjungi kafe Pondok Kopi Umbul Sidomukti. Kafe yang terletak di Bandungan ini menawarkan keindahan panorama alam dari kaki Gunung Ungaran. Meski lokasinya lumayan jauh dari pusat Kota Semarang, kafe ini selalu ramai dikunjungi oleh para muda-mudi.

Panorama alam dari Pondok Kopi (Ranselatte.com/Lastboy Tahara S)

Kafe Pondok Kopi memiliki dua jenis ruangan, yaitu indoor dan outdoor. Di bagian indoor terbagi lagi menjadi dua lantai. Untuk lantai pertama kita akan disambut dengan ruangan bernuansa kayu dan klasik. Meja-meja yang terbuat dari kayu besar tampak tersusun dengan rapi, masing-masing dapat menampung 4 hingga 6 orang.

Sedangan untuk ruangan indoor di lantai dua, desain ruangannya masih menggunakan tema kayu. Hanya saja suasananya tampak lebih terang karena didesain tanpa dinding, membuat cahaya matahari dapat leluasa untuk masuk dalam ruangan. Melalui dinding yang terbuka itu lah pengunjung dapat menikmati kopi sambil memandangi alam dari ketinggian.

Bila ingin menikmati pemandangan alam lebih jelas, paling asyik memilih ruangan outdoor yang terletak di bagian depan kafe. Bentuknya berupa taman kecil yang dikelilingi rerumputan hijau dan terdapat pohon palem di setiap meja.

Di sini kita juga dapat melihat lereng Gunung Ungaran yang ditumbuhi pepohonan hijau. Karena Pondok Kopi terletak di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, hawa dingin akan amat terasa bila kita memilih ruangan outdoor.

Suasana outdoor di Pondok Kopi (Ranselatte.com/Lastboy Tahara S)

Saat sore tiba, suasana berubah menjadi hangat dengan nyala lampu-lampu kuning yang temaram. Pemandangan panorama alam di luar juga tampak kalem dengan cahaya langit yang semakin meredup dan berwarna kekuningan.

Hingga akhirnya semuanya tertutup oleh kabut dan menyisakan malam gelap yang dihiasi kerlap-kerlip lampu kota Semarang dari kejauhan. Dengan menawarkan suasana panorama alam yang luar biasa, setiap sesapan kopi menjadi istimewa.

Selain menyajikan menu kopi sebagai andalannya, kafe Pondok Kopi juga menyajikan menu minuman lain seperti teh, wedang jahe, bajigur, coklat hangat dan yang lainnya. Bila perut terasa lapar, kita dapat memesan aneka makanan ringan atau berat. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, setiap menunya hanya di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu.

Ini yang dicari di Pondok Kopi Umbul Sidomukti, ngopi santai sambil menikmati panorama alam. (Foto: Imelda S)

Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi Pondok Kopi? Meski sedikit jauh dari pusat Kota Semarang, informasi jalan menuju Umbul Sidomukti sangat mudah untuk dipahami. Dari Semarang Anda bisa mengikuti rute Jl. Semarang – Surakarta atau Jl. Semarang – Yogyakarta menuju Jl. Jimbaran. Harap diperhatikan, ketika mendekati Pasar Jimbaran ambil rute ke kanan memasuki desa Sidomukti.

Ketika di desa, kondisi jalan mulai agak menyempit, Anda harus bersabar saat berpapasan dengan kendaraan lain. Anda bisa saja menggunakan aplikasi google maps untuk menuju ke sana, tapi bila Anda bingung dengan banyaknya jalan kecil, jangan ragu untuk bertanya jalan pada penduduk setempat. Setelah memasuki kompleks wisata Umbul Sidomukti, langsung saja ikuti petunjuk jalan yang menuju Pondok Kopi Umbul Sidomukti.

Sedikit saran, untuk suasana terbaik datanglah ketika pagi atau menjelang sore, cuacanya sudah tidak terik dan mulai dingin. Jumlah pengunjung juga masih relatif sepi, sebab ketika mendekati malam sudah mulai ramai. Takutnya Anda tidak dapat memilih posisi tempat duduk yang nyaman untuk melihat pemandangan alam. Sayang bukan, bila jauh-jauh ke Pondok Kopi tapi malah ngopi sambil memandang tembok?

Jam buka Pondok Kopi dimulai dari Jam 08.00 WIB hingga 24.00 WIB. Alamat lengkap: Desa Sidomukti, Jl. Goa Jepang, Jimbaran, Bandungan, Jimbaran, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Untuk mempermudah, peta jalan menuju Pondok Kopi Umbul Sidomukti dari Semarang, bisa klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *