Pada Februari 2019 lalu, grup musik papan atas Slank, meluncurkan kafe bernama Slankafe di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Kafe ini menawarkan suasana bertemakan Slank, mulai dari nama menu yang menggunakan judul lagu-lagu Slank hingga interior di dalamnya.

Dari luar kafe ini tampak mengusung desain interior industrial, dengan dinding dan lantai teras yang didominasi warna alami abu-abu. Sementara bangku-bangku di luar terlihat unik dengan kursi tinggi dan meja kayu bundar yang ditopang drum.

Slankafe Fatmawati
Lokasinya mudah dikenali dengan nama Slankafe yang terpampang di luar kafe dan logo Slank yang cukup besar di dindingnya. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)
Suasana Slankafe di Jalan Fatmawati bagian outdoor.
Bagian luar Slankafe yang unik dengan meja dari drum. Penataan bangkunya rapi dan asyik buat nongkrong. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)

Saat masuk, hal berkesan pertama saya bukan interiornya, tapi para baristanya. Mereka langsung menyambut saya dengan ramah. “Hai, mari,” sapa mereka dengan senyum.

Di depan coffee bar saya melihat dua mesin espresso La Marzocco tampak menghiasi kafe. Pun di sebelahnya terdapat dua mesin grinder kopi otomatis. Lalu di belakang coffee bar, lagi-lagi terdapat logo Slank yang cukup besar dan dihiasi lampu.

Coffee Bar Slankafe
Coffee Bar Slankafe yang apik dengan lampu gantung dan dinding bata ekspos. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)
La Marzocco, mesin espreso asal Italia yang termasyhur. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)

Hal menarik lainnya adalah beberapa nama menu kopi yang terpampang di belakang coffee bar yang memakai judul lagu-lagu Slank. Seperti pada daftar menu Kopi Spesial, terdapat menu Mawar Merah, Terlalu Manis Untuk Dilupakan, Kampungan, Hijau Alami, dan Friyay.

Kabarnya kopi yang disajikan Slankafe menggunakan biji kopi asli Indonesia, yaitu varietas Blend Arabica Aceh Gayo dan Robusta Wonosobo. Namun karena saya lebih tertarik dengan nama-nama kopi yang unik di sana, kali ini saya tidak memesan speciality coffee.

Saya memesan kopi Mawar Merah, yaitu kopi dengan espreso, susu, dan sirup mawar merah. Kemudian untuk menu kedua adalah kopi Terlalu Manis Untuk Dilupakan, yaitu kopi dengan espreso, susu, dan gula aren.

Sembari kopi disiapkan oleh barista, saya menunggu di bangku depan coffee bar. Di bagian dalam ruangan, nuansa interior bergaya industrial begitu terasa.

Seperti pada dindingnya yang sebagian menggunakan warna abu-abu yang teduh. Sedangkan di belakang coffee bar, dindingnya berupa bata ekspos.

Untuk pencahayaan, kafe ini menggunakan lampu neon. Kemudian khusus di coffee bar, bagian atasnya dihiasi lampu gantung dengan sinar kuning temaram.

Suasana dalam ruang Slankafe yang asyik untuk nongkrong. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)
Foto-foto personel Slank yang menghiasi dinding kafe. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)

Saat menikmati suasana kafe, terdengar suara barista memanggil nama saya. Dua menu Kopi Spesial dari Slankafe sudah siap dinikmati rupanya.

Kopi pertama yang saya coba adalah kopi Mawar Merah yang disajikan dalam gelas plastik. Tampilannya unik, pada bagian paling bawah berwarna pink.

Kopi Mawar Merah
Kopi Mawar Merah, menu kopi spesial dari Slankafe. (Ranselatte.com/Lastboy Tahara. S)

Pada sesapan pertama, rasanya cukup membuat saya terkejut. Paduan sirup mawar merah dengan espreso dan susu memunculkan rasa kopi susu dengan nuansa bunga.

Campuran sirup mawar merah membuat rasanya cenderung manis dan lembut, sehingga rasa pahitnya espreso kurang begitu terasa. Kopi Mawar Merah ini cocok bagi penikmat kopi yang tidak terlalu suka rasa pahit.

Menurut saya pribadi, kopi Mawar Merah ini paling enak dinikmati saat siang atau sore hari. Sebab paduan sirup mawar yang manis pada kopi susu menambah kesan menyegarkan pada kopi.

Kemudian untuk kopi Terlalu Manis untuk Dilupakan tampilannya tidak begitu mencolok, sama seperti kopi susu pada umumnya. Saat pertama kali diteguk, rasa espreso cukup ringan dan tidak terlalu milky.

Campuran gula aren juga membuat kopi memiliki rasa manis alami yang khas dan sedikit wangi. Kopi Terlalu Manis untuk Dilupakan cocok banget untuk teman nongkrong atau bersantai.

Secara keseluruhan, hari ini saya merasa puas nongkrong di Slankafe. Terutama saat ngopi santai sambil ditemani lagu-lagu dari Slank. Serius, selama nongkrong di kafe ini, mereka tak pernah putus memutarkan lagu-lagu dari band legendaris ini.

Anak Slankers saya rasa wajib datang ke tempat ini jika sedang singgah di Jakarta Selatan. Selain nongkrong, siapa tahu juga bisa bertemu dengan para personel Slank dan ngopi bareng.

Kaka (Vokalis Slank) saat sedang berkunjung ke Slankafe. Ikuti akun Instagram Slankafe @Slankafe untuk mendapatkan informasi promo dan jadwal nongkrong para personel Slank di Slankafe (Gambar Instagram @Slankafe)

Bagi Anda para penikmat kopi dan Slankers yang tertarik untuk berkunjung, Slankafe terletak di Jalan Fatmawati no 17B, Jakarta Selatan [Peta]. Buka setiap hari dari jam 10 pagi hingga jam 12 malam.

One thought on “Slankafe, Tempat Nongkrong Asyik untuk Slankers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *